WIKA Targetkan Kontrak Baru Rp21 Triliun 

Perkuat Sinergi Lini Bisnis, WIKA Targetkan Kontrak Baru Rp21 Triliun

WIKA Targetkan Kontrak Baru Rp21 Triliun – Sejalan dengan kinerja positif yang dicatatkan pada semester I 2020 sekaligus pemulihan pekerjaan yang tengah berlangsung di semester II 2020, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) mulai menetapkan rencana strategis untuk memastikan bahwa perseroan akan terus menorehkan pertumbuhan berkelanjutan di masa mendatang.

PT Wijaya Karya mulai menetapkan rencana strategis untuk memastikan pertumbuhan perseroan di masa mendatang. Direktur Utama WIKA Agung Budi Waskito, mengungkapkan salah satu rencana tersebut adalah penguatan sinergi lini bisnis di WIKA Group.

midi-property.info menjelaskan, perseroan menargetkan untuk mendapatkan kontrak baru sebesar Rp21,37 triliun sepanjang 2020. Dari target tersebut, raihan kontrak baru diproyeksikan didominasi oleh proyek-proyek pemerintah.

WIKA mengerjakan proyek Tol Serpong Balaraja

Menurut Agung, WIKA juga tetap mencatatkan progres pembangunan di tengah pandemik COVID-19. Proyek yang juga dikerjakan oleh WIKA di Banten adalah Tol Serpong Balaraja yang dirancang untuk mempersingkat jarak tempuh dari Serpong menuju Jakarta maupun Merak.

Pada Seksi I ini, WIKA dipercaya oleh PT Trans Bumi Serbaraja sebagai entitas anak dari PT Bumi Serpong Damai (Sinar Mas Grup) untuk membangun jalan tol sepanjang 5,15 km yang menghubungkan Pusat Intermoda BSD City dan Tol Jakarta Outer Ringroad (JORR).

Penguatan Sinergi Lini Bisnis di WIKA Group

Proyek Pelabuhan Patimban mencapai 80 persen

WIKA juga bersama PTPP sebagai kontraktor nasional bergabung dengan Konsorsium bersama Penta Ocean, TOA, Rinkai. Dipercaya oleh Kementerian Perhubungan untuk menggarap Proyek Pelabuhan Patimban yang saat ini telah mencapai progres sebesar 80 persen.

Selain bertanggung jawab terhadap pengerjaan Proyek Pelabuhan Patimban, WIKA juga membentuk Kerja Sama Operasi (KSO) bersama PTPP untuk menggarap pekerjaan paket 3 yaitu jembatan yang berfungsi sebagai penghubung antara akses darat (Paket 4) menuju lahan reklamasi (Paket 1 & 2). Mencapai progres 13 persen hingga awal bulan Agustus 2020, proyek tersebut ditargetkan mampu rampung pada Oktober 2021.

Pembangunan Pabrik Fabrikasi Baja Majelengka ditargetkan rampung kuartal III 2020

Agung mengatakan, penguatan dari sisi industri tercermin oleh pembangunan Pabrik Fabrikasi Baja Majelengka yang dimiliki WIKA Industri & Konstruksi (WIKA IKON) yang ditargetkan rampung pada kuartal III 2020.

Dengan luas 30 hektar dan berkapasitas 75 ribu ton per tahun, pabrik ini memiliki 4 jalur produksi. Yang dilengkapi dengan mesin-mesin robotik dan semiautomatik. Dengan 4 (empat) jalur pabrik akan memproduksi produk-produk yang berkualitas dan berpresisi tinggi.