Strategi agar Bisnis Kamu Lancar Beradaptasi di saat Pandemik

Strategi agar Bisnis Kamu Lancar Beradaptasi di saat Pandemik

Strategi agar Bisnis Kamu Lancar Beradaptasi di saat Pandemik – Pandemi Covid-19 menyebabkan banyak bisnis mengalami krisis. Perilaku masyarakat dalam berbelanja produk dan jasa pun turut berubah. Banyak bisnis yang beralih ke platform digital agar bisnis bisa tetap berjalan.

Mempelajari kondisi terkini, itulah kunci berhasilnya sebuah bisnis. Di masa pandemik COVID-19 ini, saat yang tepat untuk menyusun ulang strategi karena banyak perubahan yang akan memengaruhi pula bisnismu.

VP Investment East Ventures, Devina Halim berbagi strategi, bagaimana membuat bisnis kamu tetap relevan dalam kondisi seperti ini. Tentunya dengan bantauan teknologi. Misalnya dalam penerapan standar kesehatan sesuai anjuran sangat penting untuk dijalankan oleh seluruh pemilik usaha.

“Selain itu, akan ada perubahan perilaku konsumen, khususnya bagi bisnis di sektor ritel atau pariwisata. Dibutuhkan penyesuaian bisnis untuk memenuhi kebutuhan baru masyarakat,” kata Devina.

Apa saja langkah-langlah yang perlu kamu perhatikan? Yuk, simak lampiran dari koocopy.com agar bisnis kamu tetap bertahan bahkan lebih berkembang saat pandemik.

Lakukan inovasi bisnis yang relevan

Setelah melakukan riset, proses adaptasi yang kemudian bisa dilakukan adalah mengeluarkan inovasi-inovasi baru yang masih selaras dengan core bisnis untuk memenuhi kebutuhan baru dari konsumen. Misalnya, pemilik ritel pakaian beralih ke pembuatan APD seperti masker atau pengusaha katering beralih membuat frozen food.

Prioritaskan rencana bisnis jangka pendek dan menengah

Penting bagi pemilik usaha untuk memastikan usaha yang dibangun survive dalam jangka pendek hingga menengah. Lakukan analisis keuangan untuk melihat sejauh mana bisnis dapat bertahan dengan kondisi saat ini.

Jika efisiensi perlu dilakukan, seperti layoff karyawan, harus dilakukan cepat dan terarah. Saat rencana jangka pendek dan menengah bisnis sudah dilakukan secara matang, pemilik usaha diharuskan membuat business continuity plan.

Beradaptasi Dengan Kebutuhan Maupun Perilaku Masyarakat yang Berubah

Rencanakan strategi pemasaran yang matang

Masa new normal ini membuat pemilik usaha bersaing lebih ketat lagi untuk memenangkan hati konsumen melalui produk dan jasa yang ditawarkan. Selain inovasi dan kualitas produk yang harus dijaga, strategi pemasaran yang matang menjadi kunci untuk menarik konsumen membeli produk atau jasa yang ditawarkan.

Kenali target konsumen dan kecenderungan mereka dalam melakukan pembelian. Dengan itu, pemilik usaha bisa menggunakan channel promosi yang tepat untuk menggaet konsumen.

Riset konsumen dan mulai adaptasi

Menurut Devina, kegigihan dan kemampuan beradaptasi pemilik usaha menjadi faktor penting dalam menentukan kesuksesan usaha yang dibangun. Adaptasi dapat diawali dengan melakukan riset konsumen sebagai data untuk mengevaluasi apakah produk atau jasa yang dimiliki masih relevan dengan kebutuhan konsumen saat ini.

Pengelolaan arus kas adalah kunci

Pemilik usaha perlu melakukan penilaian untuk kondisi keuangan usaha saat ini. Lakukan review dan menetapkan skala prioritas untuk belanja modal dan operasional perusahaan penting dilakukan. Menyusun kembali proyeksi arus kas minimal untuk 12 bulan ke depan, kemudian meninjau ulang dan mengawalnya dalam kurun mingguan agar memastikan arus kas dalam kondisi sehat.

Dengan menggunakan software akuntansi berbasis cloud seperti Jurnal, pemilik usaha dengan mudah bisa mengakses laporan arus keuangan secara realtime. Sehingga memudahkan pemilik usaha untuk melakukan analisa dan mengambil keputusan keuangan secara tepat dan akurat berbasis data.

bisnis Bereaksi Dengan Cepat Untuk Menanggapi Perubahan yang Ada

Siapkan dana cadangan

Di tengah ketidakpastian pandemik saat ini, pemilik usaha harus tetap waspada jika terjadinya gelombang kedua corona dapat menyebabkan surutnya lagi roda perekonomian Indonesia. Penting menyiapkan dana cadangan untuk mengantisipasi risiko-risiko bisnis ke depannya. Selain melakukan efisiensi operasional, melepaskan aset investasi jangka pendek pun bisa menjadi opsi bagi pemilik usaha.

Beralih ke digital untuk memperluas jangkauan pasar

Dengan kondisi saat ini, kehadiran teknologi dan kanal digital akan membantu pemilik usaha untuk memperluas jangkauan pasar. Baik melalui pemanfaatan media sosial, marketplace, aplikasi pesan antar makanan dan lainnya akan memudahkan konsumen untuk menjangkau produk atau jasa yang dimiliki.

Dengan banyaknya saluran penjualan ini, pastikan pembukuan di akhir bulan tetap sesuai. Menggunakan software akuntansi berbasis cloud seperti Jurnal, pemilik usaha bisa melakukan pencocokan data saldo kas di bank dan pembukuan secara otomatis dan akurat melalui fitur rekonsiliasi bank.