OJK : Satu Juta Nasabah Bank Sudah Dapat Keringanan Cicilan

OJK Sebut Satu Juta Nasabah Bank Sudah Dapat Keringanan Cicilan

Nasabah Dapat Keringanan Cicilan – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Wimboh Santoso mengungkapkan. Hingga saat ini sudah ada 1,02 juta nasabah bank terdampak Virus Corona memperoleh keringanan cicilan.

Menurutnya aplikasi s128 mobile nilai rekrukturisasi kredit seluruh nasabah tersebut mencapai Rp207,2 triliun.

“Dan ini semua masih berjalan, jadi masih berjalan, jadi masih terus dinamis,” katanya saat melakukan rapat virtual dengan komisi XI, Rabu (6/5)

1. Sebanyak 819,923 pelaku UMKM telah memperoleh keringanan

logo ojk png 4 - OJK : Satu Juta Nasabah Bank Sudah Dapat Keringanan Cicilan

Kemudian, Wimboh juga memaparkan sudah 819,923 pelaku UMKM memperoleh restrukturisasi kredit senilai Rp 99,36 triliun dari perbankan.

Sementara untuk non-bank debitur yang memperoleh keringanan cicilan mencapai 735.111 dengan nilai Rp 28,13 triliun.

2. Wimboh nggan Memaparkan Bentuk Cicilan yang Diberikan

antarafoto pertemuan tahunan industri jasa keuangan 160120 aaa 1 ratio 16x9 - OJK : Satu Juta Nasabah Bank Sudah Dapat Keringanan Cicilan

Kendati begitu Wimboh enggan memaparkan bentuk restrukturisasi yang diberikan, lantaran setiap debitur memiliki kondisi yang berbeda di tengah pandemik Virus Corona ini.

Baca juga : Perpanjangan HGB dan HGU Dilonggarkan Hingga Akhir Tahun

“Ini kita harapkan dengan cara ini kita akan mendapatkan info yang akurat kira-kira seberapa besar, yang potensi nanti kalau yang direstrukrisasi ini akan memerlukan pinjaman likuiditas,” ucapnya.

3. Wimboh Klaim Tidak Ada Lagi Kendala

09 mei - OJK : Satu Juta Nasabah Bank Sudah Dapat Keringanan Cicilan

Meski diawal banyak yang salah menerjemahkan statement Presiden Jokowi terkait pembebasan bunga 1 tahun dan libur membayar cicilan kepada lembaga pembiayaan, namun Wimboh mengatakan sejauh ini tidak lagi ada kendala sebab OJK telah mengeluarkan petunjuk teknis dan telah dikomunikasikan secara luas.

“Saat ini bank mau libur 1 tahun juga boleh, bank mau memberikan kebebasan 1 tahun juga boleh. tapi itu case by case bagi para peminjam, tidak bisa diseragamkan. Tapi ada beberapa yang di lapangan itu banyak variasi. Semua komunikasi adalah kuncinya, terutama bersama-sama antara otoritas, bank itu sendiri sebagai front line untuk berkomunikasi,” tuturnya.

Sumber : Idntimes.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *