Menyingkap bisnis Lendir dan Prostitusi Online Di Indonesia

Menyingkap bisnis Lendir dan Prostitusi Online Di Indonesia

Menyingkap bisnis Lendir dan Prostitusi Online Di Indonesia – Banyak sekali kita lihat saat ini  bisnis lendir seakan tak ada matinya.

Menariknya pemerintah pun tidak tinggal diam dalam menangani masalah bisnis lendir yang dianggap meresahkan masyarakat khususnya para kaum ibu.

Bukan cuma di dominasi oleh kota-kota besar seperti Jakarta, medan, Bandung dan Surabaya atau Bali bisnis lendir hampir di semua wilayah nusantarapun ada.

Lewat berbagai cara mereka lakukan untuk terus mengembangkan bisnis lendir ini. Contohnya dari tempat bisnis pijat.

Tak hanya sampai disitu maraknya sistem online pun mempermudah para mucikari menawarkan anak-anaknya untuk kencan semalam dengan mudah.

Tak jarang forum-forum night life pun di gandrungi banyak orang yang ingin mencari kepuasan birahi, atau juga terkendala seks yang menyimpang seperti fetish.

Dengan berkamuflase di masyarakat para wanita yang hidupnya mencari uang dengan bisnis lendir ini dengan media sosial untuk menawarkan diri.

Tak jarang wanita penghibur kelas kakap dari golongan artis yang dibayar puluhan juta rupiah.

Segala upaya di lakukan untuk membasmi penyakit masyarakat ini

Vanessa Angel dan rekan-rekannya merupakan artis yang tergoda dengan mudahnya mencari uang di ladang bisnis lendir, bahkan wanita-wanita yang terjerat bisnis ini banyak di kalangan remaja.

Entahlah alasannya bermacam-macam, ada yang karena uang, kecanduan narkoba, prestise, gengsi, terlilit hutang dan lainnya.

Tapi yang jelas hal itu dilakukan karena ingin hidup enak dengan harta yang berlimpah itu tak semudah membalikkan telapak tangan.

Harga diri rela terjual, yang terpenting keluarga di rumah pun bergelimang materi untuk di sombongkan ke para tetangga.

Tak jarang juga orang yang berpendidikan tinggi terkena syndrome hedonisme, bahkan youtuber yang mendapat view tinggi adalah orang yang bergaya hedonisme membeli barang-barang mewah untuk di pamerkan.

Sedangkan mereka yang ingin bergaya ekonomi pas-pasan, lalu hutang alias kredit kalau tak bisa hutang memilih jalan pintas. Semoga saja bisnis lendir ini bisa sirna dari kalangan masyarakat.