Memasuki Era New Normal, 1 Juta Vitamin C Dibagikan Secara Nasional

Vitamin C Nasional untuk Indonesia

Era New Normal – Sejumlah provinsi di Indonesia baru saja memasuki normandia baru atau yang lebih dikenal dengan new normal. Langkah tersebut dipilih pemerintah sebagai upaya membangkitkan kembali produktivitas masyarakat yang sempat melambat akibat pandemi virus Covid-19.

Dalam praktiknya, new normal dilaksanakan secara bertahap dan terdiri dari lima fase, yakni 1 Juni 2020, 8 Juni 2020, 15 Juni 2020, 6 Juli 2020, dan terakhir 20 dan 27 Juli 2020. Kenormalan baru fase pertama dimulai dengan membuka kembali industri dan jasa bisnis ke bisnis (B2B).

Tentunya, pelonggaran tersebut bukan tanpa aturan. Selain memberlakukan protokol kesehatan secara ketat, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga mengimbau perusahaan dan instansi untuk memberikan asupan buah-buahan atau suplemen vitamin C kepada karyawan untuk menjaga daya tahan tubuh mereka.

Dengan begitu, para pekerja bisa tetap produktif dalam menjalani situasi New Normal di tengah pandemi Covid-19. Adapun imbauan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/Menkes/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri Dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha Pada Situasi Pandemi.

Sejak awal penetapan status pandemi di Indonesia, vitamin C menjadi salah satu hal yang paling dicari masyarakat hingga menimbulkan kelangkaan dan kenaikan harga. Akibatnya, hanya kalangan tertentu yang dapat mengonsumsi vitamin ini.

Mengacu pada imbauan dan kondisi tersebut, PT Bintang Toedjoe berkontribusi menyumbang satu juta sachet vitamin C ke seluruh pelosok negeri lewat Gerakan Vitamin C Nasional.

Baca Juga: Para Pengusaha Properti Minta Keringanan Pajak di Tengah Corona

Memasuki Era New Normal, 1 Juta Vitamin C Dibagikan Secara Nasional

Penyerahan pertama sekaligus peresmian gerakan dilakukan di dua rumah sakit rujukan Covid-19, yaitu Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran dan Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianto Saroso, Jakarta Utara pada Jumat, (29/5/2020).

Sementara itu, penyerahan kepada rumah sakit rujukan lain akan dilaksanakan secara bertahap dalam waktu dekat.

Sebagai perusahaan farmasi yang sudah sejak dahulu menghasilkan produk-produk menengah ke bawah dengan Single Purchase, kami merasa terpanggil untuk memproduksi vitamin C nasional sehingga daya tahan tubuh masyarakat terjaga, terutama di masa new normal Covid-19,” ungkap Simon Jonatan, Presiden Direktur PT Bintang Toedjoe, dalam pernyataan tertulis, Jumat (29/5/2020).

Sebagai pihak yang menerima bantuan, Direktur Wisma Atlet Dendi T. Danianto mengapresiasi langkah PT Bintang Toedjoe tersebut.

“Kami apresiasi mengingat pentingnya menjaga daya tahan tubuh di era pandemi Covid-19 di Indonesia dengan konsumsi vitamin C, guna memberikan perlindungan kepada masyarakat dan meningkatkan daya tahan tubuh,” tutur Dendi.

Indonesia Memasuki Era New Normal

Hal senada juga disampaikan Direktur Utama RSPI Sulianto Saroso Mohammad Syahril, SpP,MPH. Ia mengatakan, produk vitamin C dosis tinggi yang bermutu dengan harga terjangkau memang diperlukan masyarakat saat ini.

Karena itu, Syahril menambahkan, Joss C 1000 nantinya tidak hanya diberikan kepada pasien, tetapi juga untuk perawat dan seluruh petugas yang bekerja. Sebagai informasi, Joss C 1000 merupakan produk minuman kesehatan. Dengan kandungan Vitamin C 1000 miligram hasil produksi PT Bintang Toedjoe. Suplemen tersebut dibanderol seharga Rp 1.500 per bungkusnya.

Namun, untuk rumah sakit, panti asuhan, atau pondok pesantren hanya dijual Rp 1.000 per bungkus. Dalam hal pendistribusian, PT Bintang Toedjoe bekerja sama dengan PT Sumber Alfaria Trijaya dan PT Indomarco Prismatama. Yang memiliki jaringan retail waralaba tersebar di Indonesia hingga mencapai 32.000 outlet.

“Jadi kita libatkan juga Alfamart dan Indomaret. Sebagai saluran distribusi untuk menjamin penyebaran produk Joss C 1000. Sampai ke tangan konsumen yang membutuhkan, 1 Juni 2020 sudah tersedia serentak di seluruh Indonesia,” ujar Simon.

Tak hanya memproduksi Joss C 1000, PT Bintang Toedjoe juga menggandeng KlikDokter agar masyarakat bisa berkonsultasi dengan dokter secara gratis mengenai daya tahan tubuh selama masa pandemi Covid-19

Sumber: Kompas.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *