Kamis Pagi Ini, IHSG Kembali Lesu di Level 4.531, Indeks LQ45 Melemah 7,34 Poin

IHSG Jatuh di Level 4.531 dan Indeks LQ45 Melemah 7,34 Poin

IHSG Kembali Lesu – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melemah 23,731 poin atau 0,50 persen ke level 4.531,628 pada pembukaan perdagangan pagi ini, Kamis (14/5). Sementara, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 juga melemah 7,34 poin atau 1,09 persen ke level 667,124.

Saham-saham Wall Street juga turun tajam

stock - Kamis Pagi Ini, IHSG Kembali Lesu di Level 4.531, Indeks LQ45 Melemah 7,34 Poin

Pelemahan IHSG sejalan dengan saham-saham di Wall Street yang turun tajam pada penutupan perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB). Itu menyusul komentar suram Ketua Federal Reserve (Fed) AS Jerome Powell yang memperingatkan tentang pelemahan ekonomi yang panjang karena pandemik COVID-19.

Indeks Dow Jones Industrial Average merosot 516,81 poin atau 2,17 persen menjadi ditutup pada 23.247,97 poin. Indeks S&P 500 turun 50,12 poin atau 1,75 persen menjadi berakhir di 2.820,00 poin. Idx Komposit Nasdaq ditutup berkurang 139,38 poin atau 1,55 persen, menjadi 8.863,17 poin.

Baca juga : IHSG Kembali Lesu, Investor Diminta Berpikir Jenih

Semua 11 sektor utama S&P 500 tenggelam, dengan sektor energi anjlok 4,39 persen, memimpin kerugian di antara kelompok menyusul penurunan harga minyak dan prospek suram permintaan minyak.

The Fed menyusun langkah-langkah memerangi kejatuhan ekonomi

antarafoto nilai tukar rupiah menguat 040320 aaa 6 9a0c53baf3a991629c92a102502b51e5 - Kamis Pagi Ini, IHSG Kembali Lesu di Level 4.531, Indeks LQ45 Melemah 7,34 Poin

Powell mengatakan pada Rabu (13/5/) bahwa bank sentral AS akan mengambil langkah-langkah lebih lanjut untuk memerangi kejatuhan ekonomi yang parah akibat pandemi COVID-19.

“Walau pun respons ekonomi tepat waktu dan besar, mungkin bukan bab terakhir, mengingat bahwa jalur di depan keduanya sangat tidak pasti dan tunduk pada risiko penurunan yang signifikan,” kata Powell dalam acara webcast dengan Peterson Institute for International Ekonomi (PIIE), seperti dikutip dari Antara.

Pandemik COVID-19 merusak perekonomian AS

homeless man with paper sign cartoon style vector illustration comic vector id992769684?k=6&m=992769684&s=612x612&w=0&h=U0hMESvmayBnxkMeCEuvdSJ83mkISbMjmhTqj 6J eU= - Kamis Pagi Ini, IHSG Kembali Lesu di Level 4.531, Indeks LQ45 Melemah 7,34 Poin

Pernyataan Powell muncul setelah berbagai data menunjukkan pandemik terus merusak perekonomian terbesar di dunia itu. Amerika Serikat mencatat rekor kehilangan pekerjaan sebanyak 20,5 juta pada April. Dan tingkat pengangguran naik menjadi 14,7 persen, Biro Statistik Tenaga Kerja AS mengatakan minggu lalu.

Lebih dari 1,38 juta kasus COVID-19 dikonfirmasi telah dilaporkan di Amerika Serikat pada Rabu sore (13/5) dengan lebih dari 83.000 kematian, menurut Pusat Sains dan Teknik Sistem (CSSE) di Universitas Johns Hopkins.

Sumber : Idntimes.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *