Erick Thohir Pecat Bos Wijaya Karya

Erick Thohir Pecat Bos Wijaya Karya

Erick Thohir Pecat Bos Wijaya Karya – Menteri BUMN Erick Thohir merombak jajaran direksi dan komisaris PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Dalam perombakan tersebut Erick memutuskan untuk mencopot Tumiyana dari kursinya sebagai direktur utama perusahaan.

Sebagai gantinya, ia menunjuk Agung Budi Waskito menjadi direktur utama Wijaya Karya. Sebelumnya, Agung merupakan Direktur Operasi I Wijaya Karya. Selain itu, Poker Deposit Pulsa Indosat juga menunjuk Jarot Widyoko sebagai komisaris utama menggantikan Imam Santoso.

Sekretaris Perusahaan Mahendra Vijaya mengatakan kepengurusan baru diharapkan memperkuat posisi perusahaan dengan kode saham WIKA itu. Terutama, untuk memastikan keberlangsungan bisnisnya di tengah tantangan penyebaran Covid-19.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengangkat Novel Arsyad sebagai Direktur Utama PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk atau PTPP. Novel menggantikan posisi Lukman Hidayat yang sebelumnya menjadi bos PTPP.

Novel sejatinya bukanlah orang baru di sektor konstruksi. Ia sebelumnya lama ditempatkan di perusahaan konstruksi pelat merah PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

Pria kelahiran 1967 ini bergabung di Wijaya Karya sejak 20 Desember 1991 silam. Saat itu, ia ditempatkan di divisi bangunan gedung sebagai staf seksi teknik proyek Bank Pelita.

Setelah itu, Novel juga pernah menjadi Kepala Proyek Solo Paragon, Manager Proyek The Adhiwangsa Residence & Mall Surabaya, Manager Business Development, Division Manager, dan General Manager Departemen Bangunan Gedung.

Ia mengatakan hingga April 2020, Wijaya Karya telah mencatatkan kontrak baru sebesar Rp2,83 triliun. Sebagian besar kontrak baru disumbang oleh sektor industri, disusul dengan infrastructure & building, properti, dan sektor energi dan industrial plant.

Sementara itu, dari segi kepemilikan, mayoritas kontrak baru tersebut berasal dari swasta. Disusul kepemilikan pemerintah dan sebagiannya lagi merupakan sinergi BUMN

Erick Thohir Pecat Bos Wijaya Karya 1 - Erick Thohir Pecat Bos Wijaya Karya

Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan

Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada hari ini, Senin. Selain direktur utama, ia juga menunjuk lima direktur baru.

Kelimanya yakni, Rudi Hartono sebagai Direktur Quality, Health, Safety, and Environment, Hananto Aji sebagai Direktur Operasi I, Harum Akhmad Zuhdi sebagai Direktur Operasi II, dan Sugeng Rochadi sebagai Direktur Operasi III.

“Dengan kontrak baru tersebut, WIKA kini telah memiliki kontrak dihadapi sebesar Rp80,68 triliun,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Senin.

Sebelumnya, Kementerian BUMN juga mengganti posisi direktur utama BUMN karya lainnya, seperti PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, dan PT Hutama Karya (Persero). Berikut susunan komisaris dan direksi perseroan:

Komisaris

Komisaris Utama: Jarot Widyoko
Komisaris: Edy Sudarmanto
Komisaris: Firdaus Ali
Komisaris: Satya Bhakti Parikesit
Komisaris Independen: Adityawarman
Komisaris Independen: Harris Arthur Hedar
Komisaris Independen: Suryo Hapsoro Tri Utomo

Direksi
Direktur Utama: Agung Budi Waskito
Direktur Keuangan: Ade Wahyu
Direktur Quality,Health, Safety, and Environment: Rudy Hartono
Direktur Human Capital, dan Pengembangan: Mursyid
Direktur Operasi I: Hananto Aji
Direktur Operasi II: Harum Akhmad Zuhdi
Direktur Operasi III: Sugeng Rochadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *