Berniat Menjajal Bisnis Jual-Beli Apartemen? Pahami 4 Hal Ini Dulu!

Berniat Menjajal Bisnis Jual-Beli Apartemen? Pahami 4 Hal Ini Dulu!

Bisnis – Apartemen menjadi salah satu pilihan bisnis khususnya investasi properti yang banyak diminati. Apalagi, mengingat prospeknya cukup menjanjikan di sejumlah kota-kota besar sebagai penunjang aktivitas sehari-hari.

Namun sebagaimana aset lainnya, dalam jual-beli apartemen tentunya juga akan dibutuhkan beberapa syarat. Hal ini penting untuk diperhatikan sejak awal, agar proses jual-beli bisa berjalan dengan lancar.

Pastikan anda memahami dengan baik berbagai syarat jual-beli ini, terutama untuk pembelian apartemen pertama kalinya. Jangan sampai Anda mengalami kerugian hanya karena tidak jeli dan memahami dengan baik berbagai syarat jual-beli apartemen ini.

Menjajal Bisnis Jual-Beli Apartemen

Seperti dikutip dari Cermati.com, berikut beberapa syarat penting yang wajib dipahami terlebih dahulu dalam proses jual-beli apartemen sebelum terjun di bisnis ini.

Baca Juga : Pakai Perppu, OJK Punya Keleluasaan untuk Menggabungkan (Merger) Lembaga Keuangan

1. Ada Perjanjian Jual-Beli

Sama halnya dengan pembelian aset berharga IDN POKER APK ANDROID lainnya, apartemen juga akan menggunakan pernjanjian jual beli antara Anda selaku pihak pembeli dan juga pihak penjual apartemen ini. Perjanjian ini dikenal dengan Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) yang dibuat dalam perjanjian hitam diatas putih dengan menggunakan bukti fisik.

Dalam praktiknya, PPJB ini akan memuat kesepakatan jual-beli antara Anda dengan pihak penjual. surat ini dibuat di hadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dan disahkan oleh notaris yang berwenang di bidang tersebut.

Didalam perjanjian ini, Anda juga akan membayarkan sejumlah tanda jadi yang nilainya sesuai dengan kesepakatan awal. PPJB ini akan menjadi surat pernjanjian sementara, hingga kelak Anda melakukan pelunasan dan bisa menerima Akta Jual BEli (AJB) di AKhir perjanjian.

Investasi Jual Beli Apartemen

2. Dokumen-dokumen Penting

Di dalam proses jual-beli apartemen, Anda juga perlu memeriksa kelengkapan dokumen yang akan dibutuhkan. Berbagai dokumen ini akan membuktikan kekuatan hukum transaksi jual-beli yang Anda lakukan. Hal ini sangat penting, untuk mencegah berbagai risiko kerugian yang mungkin saja terjadi di masa yang akan datang setelah proses jual-beli dilakukan.

Ada beberapa dokumen wajib yang harus lengkap didalam pembelian apartemen ini yang berasal dari pihak penjual (pengembang). Di antaranya adalah Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Izin kelayakan unit apartemen, izin lokasi,serta izin prinsip.

Selain dokumen tersebut, Anda juga harus mendapatkan dokumen lainnya ketika transaksi telah selesai. Contohnya adalah kuitansi pembayaran tanda jadi, tanda lunas PBB, PPJB, dan yang lainnya.
Di lain sisi, Anda juga akan menyertakan beberapa dokumen pribadi untuk melengkapi administrasi dalam jual-beli ini. Antara lain yang biasanya dibutuhkan adalah KTP, KK, Akta Kelahiran, Surat Nikah, NPWP, PBB, pasfoto, kuitansi listrik dan air, serta lainnya.

Investasi Apartemen

3. Sertifikat Hak Milik (SHM)

Pastikan juga bahwa unit apartemen yang akan Anda beli telah memiliki SHM atau juga HGB. Sertifikat ini akan menjadi bukti legal atas unit yang anda miliki, sehingga anda wajib mencermatinya dengan sangat baik.

Sertifikat ini sendiri terdiri dari beberapa bagian, yakni gambar denah masing-masing unit apartemen, salinan buku tanah, dan juga surat ukur tanah apartemen tersebut.

4. Akta Jual-Beli

Jika transaksi jual-beli telah berjalan dengan lancar dan PPJB sudah dipenuhi dengan baik oleh Anda serta pihak penjual, maka Anda wajib mengurus Akta Jual Beli (AJB) secepatnya.

AJB merupakan bukti autentik di dalam transaksi jual-beli ini. Sebab, AJB ini adalah bukti pengalihan hak tanah serta bangunan apartemen yang Anda beli tersebut.

Cermati Berbagai Dokumen Penting Jual-Beli sejak Awal

Saat melakukan transaksi jual-beli apartemen, Anda akan membutuhkan sejumlah dokumen-dokumen tersebut. Cermati dan pastikan bahwa semua dokumen ini lengkap dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, agar proses pembelian apartemen yang Anda lakukan bisa berjalan dengan baik dan lancar. Selain itu, hal ini juga demi menghindarkan Anda dari berbagai risiko kerugian.

Sumber : Suara.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *